Jika aku ingat kejadian kejadian di masa lalu. Semua itu masih teringat dengan sangat jelas di kepala ku ini dan kadang secara tidak sengaja merasuki ku dengan paksa tetapi untungnya aku berhasil mengusirnya dan tidak pernah mengganggu ku lagi. Luka itu terjadi bukan karena apa yg sudah kamu raih sekarang dan bukan karena apa yang sedang bersama kamu sekarang. Tetapi luka itu timbul akibat perkataan bohong mu yang aku sangat percaya tetapi semuanya dusta dan atas apa yg telah kita lakukan meskipun saat itu kita sudah selesai.
Mungkin tetapi pasti ada sesuatu hal yang aku tidak tau saat itu dan juga ada sesuatu hal yang pacar mu tidak tau. Dia tidak tau pasti apa yang terjadi diantara kita. Tapi Allah itu punya cara apapun untuk membiarkan hambanya mengetahui ketidakbenaran itu, ketidakbaikan itu, kebohongan itu. Makanya aku tau dari seseorang yang aku kenal. Entah siapa yang harus aku percaya antara kamu, pacar mu dan dia. Tapi yang jelas saat itu aku sudah tidak percaya lagi dengan mu.
Jika kita membicarakan masa lalu itu tidak akan pernah kelar, percayalah. Karena masa lalu itu punya berjuta cerita dan kenangan yang mungkin gak akan pernah lupa apalagi masalah hubungan asmara. Seseorang tidak akan pernah terpikat jika tidak ada orang lain yang mencoba untuk memikatnya. Jika dia seorang wanita pasti dia tau itu kan? Aku sampai sekarang tidak tau mana kebenaran yang benar karena kamu tidak pernah mengatakan hal itu dengan benar. Tetapi jika kamu sekarang ingin mengklarifikasi soal itu, menurutku itu tidak perlu, karena hidup yang kamu jalani sekarang tidak lah penting untuk ku, setiap aktivitasmu bersama kekasih mu bukan hal yang perlu aku tau. Dan aku berharap tidak akan pernah bertemu dengan kalian secara langsung, tetapi ternyata kita pernah bertemu ya.
Aku percaya hidup yang kamu jalani sudah lebih baik seperti yang kamu blg padaku dulu. Tetapi ingatlah masa lalu itu tidak akan pernah hilang dan akan terus menghantui baik untuk mu, untuk ku dan untuk kekasih mu, mungkin itu sejenis pertanggung jawaban yang Allah berikan agar kita bisa jalani hidup ini dengan lebih baik dan tidak melakukan hal yang tidak baik. Hidup ku juga sudah jauh lebih baik, jika kalian mengira aku masih terpuruk dengan luka yang berat kalian ternyata salah. Mungkin itu aku beberapa bulan yang lalu. Tapi sekarang berbeda, aku punya banyak orang yang menyayangi ku dan aku baru merasakannya ketika kamu sudah pergi jauh dari hidup ku. Percaya lah aku tidak akan pernah mengganggu hidup mu kecuali kamu yang mengganggu ku. Tidak ada secuil pun rasa ini lagi untuk mu entah kenapa hilang begitu cepat saat diri ini terluka. Benteng ini sudah tinggi hampir mencapai awan dan aku harus terus menjaganya agar tidak runtuh, goyah dan hancur.
Kebahagiaan itu gak perlu dicari, dia pasti akan datang sendiri. Sama seperti seseorang, aku pun tidak mau mencari seseorang. Biarkan seseorang itu mencari ku dan menemukan ku diwaktu yang tepat. Allah pasti akan mempertemukan nanti. Untuk kekasih mu, jaga dirimu dan dirinya dengan baik, aku percaya kamu lebih baik dari semua pikiran jahat ku dan semua hal yang sudah aku ketahui dari orang lain. Jangan sampai kamu merasakan hal yang aku rasakan ya. Aku selalu berharap dan berdoa semoga semua orang yang aku sayang tidak pernah merasakan apa yang aku rasakan beberapa bulan yang lalu, termasuk kamu.
Aku sama sekali tidak membenci kalian, tidak perlu memaafkan dan tidak perlu meminta maaf. Karena hal itu sudah terjadi di masa lalu bukan masa sekarang, mungkin seharusnya jika ingin meminta maaf sudah sejak beberapa bulan yang lalu ya. Mungkin kamu baru merasakannya sekarang, biar lah itu menjadi sesuatu hal yang mengganggu mu:) kita sudah menjadi dewasa sudah berumur tua, buat ku cinta-cintaan bukan lah hal yang baru karena aku sudah merasakannya dari hal kecil maupun hal besar. Kamu beruntung memilikinya, karena aku tau dia org yg penyayang dan aku juga mungkin beruntung ditinggal olehnya, tetapi aku hanya belum menemukan keberuntungan itu.
"Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana." - Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
Mungkin aku seperti daun itu, biarlah aku jalanin semau ku asal masih ada Allah bersama ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar