Jumat, 23 Juli 2021

HAK

Menurut ku, hak adalah sesuatu hal yang dapat dilakukan atau diterima oleh seseorang tetapi harus sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. Setiap orang punya hak untuk menerima pendapat orang lain atau pun mengomentari/mengkritirik pendapat mereka terhadap orang lain atau dalam arti lain, setiap orang punya hak untuk mengemukakan pendapat atau perasaan mereka. Bahkan di undang-undang pun juga udah tertulis kalo semua orang itu punya hak untuk memilih, salah satunya memilih presiden. 


Pada kenyataannya, banyak beberapa orang yang engga bisa menerima hak atas orang lain, entah dia enggan untuk menerima pendapat, entah dia enggan untuk disalahkan, entah dia enggan untuk memilih presiden atau malah memilih golput. Tapi justru cuma maunya hak mereka diterima, ya namanya egois. Kadang dunia suka sebercanda itu. Lebih tepatnya semenyakitkan itu haha.


Rasanya aku seperti seseorang yang gak punya hak untuk marah. Setiap kali marah atau sebel karena sesuatu atau mengemukakan kalo sebenernya aku marah dan kesel, semua orang rasanya gabisa nerima. Entah pacar ku yang juga ikutan marah, orang-orang rumah juga yang ikutan marah. Rasanya aku harus selalu jadi orang yang nerima keadaan, memendam rasa sakit sendirian, memiliki sabar yang sangat sangat berlebihan agar semua orang nyaman dan gak ada keributan lagi.


Semoga semua orang selalu punya kesempatan atas hak mereka. Hv nice day🤍

Senin, 10 Agustus 2020

Aku ingin marah

Rasanya dunia yang buruk dan gelap kembali hadir. Entah dia datang padahal gak dipanggil, tapi entah suka pergi juga padahal gak diusir. Rasanya aku ingin sekali marah kepada dunia. Kenapa kebahagiaan hanya hadir untuk sementara. Memang, kebahagian masih kadang hadir disela sela, mengiri tawa hingga lupa apa itu kata sedih. Tapi tetap saja, aku merasa sedih. Dunia ini terasa kejam lagi, rasanya aku malu kepada diri sendiri yang tidak berguna. Rasanya aku mau kabur entah kemana sampai orang-orang memang lupa dengan ketidakberadaan ku.


Ah aku memang terlalu lebay. Terlalu perasa. Terlalu overthinking sama keaadaan. Terlalu banyak beban, berat seperti ditanggung sendirian. Terlalu banyak harapan yang diinginkan orang lain atas aku, sementara aku sendiri punya keinginan yang hanya sebatas angan. Mimpi, banyak mimpinya tapi tidak terkabul. Bukan tidak, mungkin belum. Aku hanya sedikit positif thinking haha.


Aku sangat ingin marah. Tapi boleh kah aku? Walau hanya sejenak. Padahal masih ada orang yang tidak seberuntung aku. Padahal masih ada orang yang hidupnya lebih sengsara daripada aku. Padahal masih ada orang yang lebih kekurangan daripada aku. Padahal masih ada orang yang untuk makan aja sulit. Padahal masih ada orang yang tidak punya tempat tinggal yang layak. Apakah masih boleh aku punya keinganan untuk marah? Apa mungkin aku hanya kurang bersyukur. 


Selamat malam dunia kegelapan, semoga lekas pergi.

Selasa, 07 April 2020

Darkness.

Tiba-tiba dunia berubah. Seakan akan kehidupan manusia di luar mulai diberhentikan. Ibarat roda yang sebelumnya berputar terus berjalan tak ada hentinya, tapi sekarang mulai berhenti perlahan perlahan dan apakah selanjutnya akan benar benar berhenti? Ekonomi mulai merusut, perusahaan-perusahaan mulai menjaga keseimbangan kehidupan mereka. Merumahkan pekerjaan, mengurangi gaji bahkan melakukan phk. Ketakutan merajalela. Kesedihan mulai muncul. Kesulitan dan cobaan meningkat. Manusia kehilangan arah membuat kejahatan timbul. Mendadak dunia terasa gelap. Bumi kita sedang sakit.

Namun nyatanya, bumi tidak sakit! Bahkan bumi merasa lebih baik. Lihat saja langit langit yang terlihat cerah. Namun sayangnya banyak orang yang tidak bisa melihatnya karena hanya mendiam dirumah. Hanya saja manusia manusia yang merusaknya merasa dirinya tersiksa. Ya kami semua merasa kesulitan. Mungkin gasemua orang merasa kesulitan, masih bisa makan, masih bisa menyimpan banyak makanan untuk dua minggu atau bahkan beberapa bulan kedepan. Tapi, masih banyak juga diluar sana yang kesulitan. Bahkan semakin kesulitan dan semakin susah untuk mencari uang. 

Apakah ini cobaan atas kami yang selalu mengutamakan dunia? Coba ambil positifnya. Akibat wabah ini, dunia berbalik. Mendekatkan yang dekat, menjauhkan yang jauh, kita semakin dekat dengan keluarga, saling menjaga dan berdoa. Hidup terasa disiplin dan bersih, karena cuci tangan menjadi kebiasaan yang rutin. Lebih memahami makna "sehat itu mahal". Mendekatkan diri kepada Tuhan karena atas kuasanya virus kecil yang tak terlihat dapat mematikan manusia. 

Semoga semuanya cepat usai, dan kembali seperti semula namun kebiasaan positif yang dilakukan tetap terjaga, lindungilah bumi dan makhluk didalamnya, Aamiin.

Selasa, 25 Februari 2020

Mimpi

Setiap orang dalam hidup ini pasti punya mimpi. Bukan mimpi yang ada pas waktu tidur, bukan. Tapi mimpi, impian yang pengen jadi nyata. Mungkin semua orang punya list tersendiri atas pencapaiannya entah tiap bulan atau tiap tahunnya. Kadang mimpi yang terlalu tinggi membuat seseorang jatuh, apabila tidak bisa menggapainya. Aku sendiri takut, takut punya mimpi yang terlalu tinggi. Aku sendiri sering dikecewakan oleh mimpi mimpi yang mau digapai tp akhirnya gak ke gapai dan rasanya sakit. Semua berawal dari mimpi, mimpi itu sendiri yang bakal memotivasi diri sendiri buat jadi lebih baik, buat jd seseorang yang berguna, buat hidup yang lebih baik dan punya masa depan cerah pastinya.

Salah satu mimpi aku yang aneh yaitu bisa naik balon udara, anehnya dimana? Anehnya pengen naik balon udara keliling dunia. Mungkin "keliling dunia nya" naik balon udara gamungkin ke wujud, tapi bagian "naik balon udaranya" kemungkinan bisa terwujud. Dimana si naik balon udara? Di Turki hehehehehe, semoga aja ya. Mimpi aku yang kedua bisa jalan-jalan keluar kota entah sendirian atau bareng temen atau bareng seseorang, ya pokoknya keluar kota nginep! And finally sudah kesampean. Berkat kerjaan aku yang punya tugas di luar kota, akhirnya bisa keluar kota yaitu ke bandung sendirian naek kereta, ketemu orang baru yang bahkan baru dikenal dihari itu, sampe salah naek gerbong kereta karena first time. Oke ini norak fix. Tapi for the first time, ya seru aja si jalan-jalan dikereta sendirian. Gakebayang si kalo nginep sendirian gmn, paling ngeri dihotel nya aja haha😂 

Apalagi yak, selain dari kerjaan. Waktu itu juga pernah ke bandung berdua sama si dia. Utk pertama kalinya dibolehin keluar kota berdua ya walaupun ganginep. Terus ke tempat-tempat jauh lainnya, aneh aja si kenapa skrg udah mulai dibolehin, tp intinya mah tetep gaboleh pake "nginep". Pokoknya my parents itu protective bgt deh. Terimakasih pokoknya sudah ajak jalan jalan jauh ya walaupun gak jauh sampe luar kota atau pulau tp intinya mah jauh la naek mobil lewat tol wkwkwk. Mimpi yang ke tiga adalah ada deh rahasia hehehe.

Pokoknya begitulah salah dua dari mimpi yang aku punya, kalo kamu apa? 

Selasa, 21 Januari 2020

Takut

Pernah gak sih merasa takut akan sesuatu yang akan dijalanin kedepannya gmn? Yup. Pasti banyak orang ngerasain hal yang kaya gitu, engga cuma aku. Takut kedepannya bakalan jadi kaya apa, kalo jd kaya raya mau hehehe siapa sih yang gamau. Takut gak sukses (amit amit ya), takut gadapet jodoh (amit amit jg ya), takut maju kedepan pas dikelas, takut diketawain orang, takut gapunya temen, takut ditinggalin, takut skripsi takut sidang (udah dong ngerasain kalo ini hehe) takut ini takut itu pokoknya banyakkkkk dah ya.

Pernah gak sih merasa tau sesuatu hal yang harusnya diomongin, tapi malah takut buat tanyain? Pernah, sering bgt saia. Jadi misalnya tau sesuatu hal ibaratnya abis stalker trs nemuin sesuatu hal. Sesuatu yang menyangkut sama diri lu sendiri, dmn yang harusnya dibicarakan tp rasanya ragu buat nanya. Bahkan rasanya takut buat nanya. Padahal sebenernya harus banget ditanyain karena penting. Kalo kata temen mah "lu tanyaa dong kalo kaya gt" tapi ya kalo gue "itu gapenting buat ditanyain". Jadi lebih milih dipendem aja daripada tau kebeneran, jalanin seakan akan gak ada apa apa. Padahal dari lubuk hati yang terdalam pengen banget banget banget tanyain. Sesuai pengalaman yang pernah terjadi sih, ini malah bakalan jd boomerang nantinya, tapi tetep aja sampe sekarang selalu nyembunyiin banyak hal, yasudah lah. Eh curhat. Jadi harusnya ya lebih baik coba dibicarakan, hasilnya urusan belakang. Karena kaya postingan sebelumnya yang tentang "Bicara" itu sangat penting.

Pernah gak ngerasain takut banget kehilangan seseorang? Pasti semua org pernah rasain itu. Bukan buat pacar aja tapi orang tua juga, orang-orang terdekat juga yang udah baik banget sama kita. Pasti gabakal mau kehilangan orang orang itu. Tapi mau gmn kalo udah soal hidup dan mati cuma Allah yang tau. Kita cuma bisa doa, sabar, ikhlas. Kalo masalah jodoh juga cuma Allah yang tau, kalo gak jodoh yasudah, tenang aja Allah itu menciptakan laki-laki dan perempuan berpasang pasangan. Ya seperti itulah  lika liku kehidupan manusia.

Pernah gak si takut banget sama yang namanya skripsi, takut gakelar dan nanti sidang itu gmn? Dospemnya gmn, pengujinya gmn? Katanya itu semua mengerikan apalagi sidang, kaya di serang haha. Hei! Lebay tau gak si kata-kata gosip itu. Padahal kenyataannya kalo di jalanin itu skripsi diikutin alurnya, dikerjain dan bimbingan selalu dateng bakalan selesai tepat waktu. Dan sidang? Diawal doang deg degan pas persentasi, tp kalo udah ngerti apa yang ditulis semua akan baik baik aja kok. Ibaratnya kamu ngerjain sesuai dengan serius dan kamu ngerti apa yang kamu tulis, kalo ditanya seputar yang kamu tulis pasti kamu faham betul kan? Ya begitulah realitanya sidang dan skripsi. Tergantung dari diri sendiri.

Sebenernya takut itu wajar, tapi jangan lebay. Karena  kalo semakin takut justru semakin ketakutan itu menjadi kenyataan. Aku pernah belajar dan di skripsi aku jd ada teori namanya "self-fulfilling prophecy". Shinde, Stone dan Willems, mengartikan self-fulfilling prophecyitu sebagai prediksi yang dibuat oleh seseorang, yang memenuhi dirinya sendiri karena keyakinan orang tersebut terhadap validasi dari prediksi tersebut. Jadi, kalo diartiin dengan kata gampangnya itu, misalnya kita yakin gabisa ngelakuin sesuatu itu sampe kelar, padahal blm selesai bahkan baru mulai. Trs ketakutan semakin menghantui jd kelama kelamaan lebih besar ketakutannya daripada keinginan untuk nyelesain, ibaratnya udah hopeless bgt deh. Akhirnya jadi kenyataan deh gak selesai. 

Jadi semoga tulisan ini jd motivasi, buat diri sendiri. Mari mencoba untuk gak takutin sesuatu hal yang gak pasti, mari bicarakan ketakutan yang menghantui. Oke dicoba. 

Selamat menjalani kehidupan yang sudah dipilih, semoga selalu menyenangkan hati😉

Minggu, 12 Januari 2020

Pilihan

Katanya hidup itu adalah pilihan. Kehidupan itu gajauh dari yang namanya pilihan. Dari namanya aja udah ketauan "pilihan" berarti harus milih satu aja. Banyak pilihan dalam hidup yang ngebingungin. Salah satunya misalnya "lulus sekolah mau jadi apa?" "Ambil kuliah dimana? Jurusannya apa?" Buat nentuin masa depan nanti kaya gimana. Nentuin pilihan itu gak gampang, harus dipikirin dulu bener bener. 

Hidup aku sekarang mungkin salah satu dari banyak pilihan yang aku gak ambil. Banyak banget kesempatan sebenernya, yang gak aku dapetin juga (yang gak didapetin mah namanya bukan kesempatan ya haha). Banyak banget kekecewaan apalagi cobaan ya namanya juga idup yekan. Seneng terus gaenak, dikasih cobaan pamrih, manusia emang hehe. Tapi yang pasti aku yakinin, pilihan sekarang ini adalah sesuatu yang baik. Karena aku pikir hidup aku udah jadi jauh lebih baik dari sebelumnya, semoga aja.

Mungkin ada beberapa pilihan yang udah diambil itu bisa berdampak pada sesuatu yang lain. Entah sesuatu yang baik atau justru yang parahnya ya buruk. Aku ada di posisi pada pilihan berdampak buruk tersebut. Awalnya aku pikir it's gonna be okay tapi ternyata salah, buyar semua hancur, engga deh tapi kita blm hancur hehehe. Ibarat nasi udah jadi bubur, mau diudahin juga gabakal ngerubah apa apa, jd ya jalanin aja semua hal yang udah dipilih. 

Dibalik pilihan yang menentukan masa depan. Ada banyak pilihan sepele tapi gatau jawaban nya apa, susah gitu buat jawab karena bingung juga. Contohnya "mau jalan kemana?" "mau makan apa nih?" Jadi jawabannya cuma "terserah kamu" wkwkkwkwkw. Pasti banyak cewek cewek atau cowok cowok diluar sana yang kaya gitu, apalagi pasangan kalo udah jalan dan makan entah bingung mau apa.

Satu hal lagi, dari semua pilihan yang ada dan mungkin emg gaada pilihannya wkwkwk. Aku milih kamu, sebenernya bukan memilih atau dipilih ya, lebih tepatnya berjalan gitu aja gak sengaja. Tapi terimakasih sudah hadir, bikin warna warni dikehidupan

Bye.
Semoga besok di umur yang lebih tua bisa jadi seseorang yang lebih baik lagi, Aamiin.

Sabtu, 02 Februari 2019

Seiring waktu.

Waktu terus berjalan seperti roda sepeda yang berputar. Bedanya, roda sepeda bisa berputar mundur tapi waktu engga bisa. Terus berputar kedepan walaupun kita terhenti tetapi waktu tetap berputar.

Seiring waktu berjalan, merubah semuanya. Merubah wajah kita, merubah penampilan kita, merubah gaya kita, bahkan merubah perasaan dalam diri kita. Seiring waktu berjalan semua orang selalu berharap berjalan sesuai dengan harapan. Tapi pada kondisi yang sebenarnya gak semua harapan mengarah pada kenyataan. Dan gasemua yang nyata itu menyedihkan. Tapi yang aku tau pasti semuanya sudah diatur oleh tuhan.

Kita bebas untuk berencana, kita bebas untuk memilih, kita bebas untuk melakukan apa pun yang kita mau. Takdir bisa dirubah asal ada kemauan. Kemauan untuk bergerak, kemauan untuk tumbuh dan memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Seiring waktu berjalan, aku belajar. Bahwa dunia yang ada ini sangat menakutkan bagi beberapa orang, sangat menyenangkan bagi beberapa orang, sangat menghangatkan bagi beberapa orang dan sangat kejam bagi beberapa orang. 

Bagi ku, dunia aku sungguh kejam keras luar biasa. Tapi dunia yang kejam ini telah tersamarkan oleh kehangatan, rasa sayang, rasa cinta dari orang orang sekitar. Seiring waktu berjalan, semua rasa itu tumbuh dan campur beraduk. Menyeimbangkan kekerasan dunia dengan cinta dan kasih sayang. Baik yang mereka berikan atau yang aku berikan kepada mereka.


Mereka itu adalah keluarga ku, sahabat-sahabat ku. Ditambah satu orang lagi yaitu kamu.