Selasa, 07 April 2020

Darkness.

Tiba-tiba dunia berubah. Seakan akan kehidupan manusia di luar mulai diberhentikan. Ibarat roda yang sebelumnya berputar terus berjalan tak ada hentinya, tapi sekarang mulai berhenti perlahan perlahan dan apakah selanjutnya akan benar benar berhenti? Ekonomi mulai merusut, perusahaan-perusahaan mulai menjaga keseimbangan kehidupan mereka. Merumahkan pekerjaan, mengurangi gaji bahkan melakukan phk. Ketakutan merajalela. Kesedihan mulai muncul. Kesulitan dan cobaan meningkat. Manusia kehilangan arah membuat kejahatan timbul. Mendadak dunia terasa gelap. Bumi kita sedang sakit.

Namun nyatanya, bumi tidak sakit! Bahkan bumi merasa lebih baik. Lihat saja langit langit yang terlihat cerah. Namun sayangnya banyak orang yang tidak bisa melihatnya karena hanya mendiam dirumah. Hanya saja manusia manusia yang merusaknya merasa dirinya tersiksa. Ya kami semua merasa kesulitan. Mungkin gasemua orang merasa kesulitan, masih bisa makan, masih bisa menyimpan banyak makanan untuk dua minggu atau bahkan beberapa bulan kedepan. Tapi, masih banyak juga diluar sana yang kesulitan. Bahkan semakin kesulitan dan semakin susah untuk mencari uang. 

Apakah ini cobaan atas kami yang selalu mengutamakan dunia? Coba ambil positifnya. Akibat wabah ini, dunia berbalik. Mendekatkan yang dekat, menjauhkan yang jauh, kita semakin dekat dengan keluarga, saling menjaga dan berdoa. Hidup terasa disiplin dan bersih, karena cuci tangan menjadi kebiasaan yang rutin. Lebih memahami makna "sehat itu mahal". Mendekatkan diri kepada Tuhan karena atas kuasanya virus kecil yang tak terlihat dapat mematikan manusia. 

Semoga semuanya cepat usai, dan kembali seperti semula namun kebiasaan positif yang dilakukan tetap terjaga, lindungilah bumi dan makhluk didalamnya, Aamiin.