Sabtu, 02 Februari 2019

Seiring waktu.

Waktu terus berjalan seperti roda sepeda yang berputar. Bedanya, roda sepeda bisa berputar mundur tapi waktu engga bisa. Terus berputar kedepan walaupun kita terhenti tetapi waktu tetap berputar.

Seiring waktu berjalan, merubah semuanya. Merubah wajah kita, merubah penampilan kita, merubah gaya kita, bahkan merubah perasaan dalam diri kita. Seiring waktu berjalan semua orang selalu berharap berjalan sesuai dengan harapan. Tapi pada kondisi yang sebenarnya gak semua harapan mengarah pada kenyataan. Dan gasemua yang nyata itu menyedihkan. Tapi yang aku tau pasti semuanya sudah diatur oleh tuhan.

Kita bebas untuk berencana, kita bebas untuk memilih, kita bebas untuk melakukan apa pun yang kita mau. Takdir bisa dirubah asal ada kemauan. Kemauan untuk bergerak, kemauan untuk tumbuh dan memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Seiring waktu berjalan, aku belajar. Bahwa dunia yang ada ini sangat menakutkan bagi beberapa orang, sangat menyenangkan bagi beberapa orang, sangat menghangatkan bagi beberapa orang dan sangat kejam bagi beberapa orang. 

Bagi ku, dunia aku sungguh kejam keras luar biasa. Tapi dunia yang kejam ini telah tersamarkan oleh kehangatan, rasa sayang, rasa cinta dari orang orang sekitar. Seiring waktu berjalan, semua rasa itu tumbuh dan campur beraduk. Menyeimbangkan kekerasan dunia dengan cinta dan kasih sayang. Baik yang mereka berikan atau yang aku berikan kepada mereka.


Mereka itu adalah keluarga ku, sahabat-sahabat ku. Ditambah satu orang lagi yaitu kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar